Inilah Salah Satu Langkah Untuk Kurangi Polusi Berlebih Di Jakarta

Inilah Salah Satu Langkah Untuk Kurangi Polisi Berlebih Di Jakarta

Berita Terbaru – Satu diantara langkah mengatur kualitas udara supaya masih bersih ialah jaga level gas buang dari kendaraan bermotor pada tingkat rendah. Diambil dari kantor berita Di antara, Andono Warih, Kepala Dinas Lingkungan Hidup serta Kebersihan DKI Jakarta, membidik supaya didatangkan 933 unit bengkel uji emisi. Andono Warih menerangkan, faksinya sudah lakukan penghitungan pada jumlahnya kendaraan roda dua serta roda empat alias mobil dan motor di DKI Jakarta. Paling tidak, lanjut Andono Warih, harus ada 7 juta mobil lakukan uji emisi sepanjang satu tahun.

Inilah Salah Satu Langkah Untuk Kurangi Polusi Berlebih Di Jakarta

“Sumber penting kotornya udara di Jakarta ialah transportasi, yang dapat sampai 75 %. Sekarang ini ada 3,5 juta kendaraan bermotor di Jakarta. Jadi dalam satu tahun kami dapat lakukan 2x uji emisi dengan penghitungan satu bengkel layani 25 mobil dalam satu hari,” kata Andono Warih, Senin (8/7/2019). Sekarang ini, hanya ada 155 bengkel yang mampu lakukan uji emisi itu. Faksinya akan bekerja bersama dengan beberapa pemilik bengkel serta entrepreneur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk penuhi tersisa keperluan 700-an bengkel berfasilitas uji emisi.

“Kami telah sosialisasikan inspirasi ini dengan pengusaha-pengusaha bengkel serta SPBU supaya lengkapi usaha mereka dengan sarana uji emisi kendaraan, hingga mempermudah warga untuk berperan serta jaga kebersihan udara kotanya sendiri,” jelas Andono Warih. Dia memberikan tambahan juga, sekarang ini faksinya sudah mempunyai uji emisi berbasiskan aplikasi android yang dapat didownload dari PlayStore. Kemajuan teknologi yang begitu pesat tidak di sia siakan Andono untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat membantu mereka jaga polusi udara jakarta ini. Dengan fasilitas itu, beberapa pemilik kendaraan bermotor bisa lakukan register kendaraan yang terpadu dengan bengkel uji emisi serta unit-unit pengelola parkir.

“Demikian masuk ruang parkir, langsung bisa terdeteksi apa kendaraan itu telah lulus uji emisi atau belum. Jika belum, karena itu kendaraan itu mendapatkan disinsentif dari biaya atau tempat,” katanya. Awalnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, merencanakan membuat kebijaksanaan untuk memberatkan biaya parkir kendaraan yang tidak lakukan uji emisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *