Pak Jokowi Akan SP Para Menteri Yang Persulit Prosedur Investasi Asing Masuk

Pak Jokowi Akan SP Para Menteri Yang Persulit Prosedur Investasi Asing Masuk

Berita Terbaru – Presiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel bukan main selesai tahu laporan Bank Dunia tentang 33 perusahaan di China merelokasi ke negara seperti Vietnam sampai Malaysia. Tidak ada satu negara yang berkunjung di Indonesia. Walau sebenarnya, investasi tetap disebutkan kepala negara jadi modal menggerakkan pergerakan perkembangan ekomomi nasional. Oleh karenanya, Jokowi juga minta Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong untuk mengatur ekosistem investasi. Bahkan juga, Jokowi memberi izin pada Bos BKPM untuk menyapa sampai membentak beberapa menteri yang dapat dibuktikan menghalangi tindakan investor memberikan modalnya di tanah air.

Pak Jokowi Akan SP Para Menteri Yang Persulit Prosedur Investasi Asing Masuk

Jokowi minta pada semua menteri kabinet kerja untuk selekasnya mengakhiri hambatan-hambatan yang sampai kini membuat investor susah masuk ke Indonesia. Menurut Jokowi, terdapat beberapa perusahaan besar serta sedang yang siap investasi di tanah air tetapi masih terhalang prosedurnya. “Ratas satu minggu waktu lalu saya sudah minta pada semua kementerian khususnya yang terkait dengan ekonomi untuk menginventarisasi semua peraturan yang menghalangi, memperlambat investasi. Terutamanya FDI,” kata Jokowi di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/9/2019). Jokowi katakan, tiap kementerian/instansi harus menginventarisasi perusahaan luar negeri terutamanya yang telah memiliki komitmen investasi tetapi belum terealisasi sampai saat ini.

Diluar itu, kepala negara memperingatkan pada semua menteri kabinet kerja untuk kerja bertambah cepat . Khususnya dalam soal mengakhiri masalah peraturan yang sampai kini malah membelenggu pergerakan investasi. Jokowi mengerti, sepanjang lima tahun akhir-akhir ini tingkat keringanan berupaya atau EODB Indonesia bertambah, lalu pemercepatan perizinan telah dikerjakan melalui OSS. Tetapi, hal tersebut belum juga cukup. Faktanya 33 industri yang relokasi dari China tidak ada yang berkunjung ke Indonesia.

Lembong akui telah mendapatkan restu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentak kementerian/instansi (k/l) yang dapat dibuktikan menghalangi investasi ke Indonesia. Restu itu didapatkan selesai dianya mendapatkan aduan langsung dari kepala negara mengenai investasi (FDI) tidaknada yang masuk sebab jumlahnya ketentuan dan ketentuan yang diaplikasikan terlalu berlebih atau yang malah memberatkan investor.

“Jadi Pak Presiden saya akan ngeyel, saya bisa geram. Saya telah diberi izin Pak Presiden untuk marah-marah (ke menteri),” kata Lembong di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/9/2019). Saat berdiskusi dengan Jokowi, Lembong akui mengemukakan daftar kementerian serta wilayah mana saja yang dapat dibuktikan paling memberatkan investasi masuk ke tanah air. Namun dianya belum ingin membukanya ke publik.

Bekas Menteri Perdagangan ini mengutarakan jika jumlahnya ketentuan serta perizinan masalah investasi kadang jadi sela buat petinggi atau penegak hukum cari pungutan liar. Oleh karenanya, perizinan serta kriteria yang tak perlu harus di hilangkan untuk investasi mengalir ke Indonesia. Mengenai ketentuan serta perizinan yang disebut, kata Lembong diantaranya ketentuan menteri (permen).

Jokowi akui selalu mengadakan rapat tentang investasi untuk Indonesia betul-betul jadi singgahan beberapa investor. Pengakuan itu diungkapkannya waktu buka rapat hanya terbatas (ratas) mengenai perbaikan ekosistem investasi. Ratas siang ini tindak lanjut pada 33 perusahaan yang angkat kaki dari China tetapi tidak ada satu juga yang berkunjung di tanah air. Dari 33 industri yang relokasi, larinya ke Vietnam, Malaysia, Thailand, sampai Singapura.

“Satu bulan ke depan mulai ini hari kita akan terus-terusan mungkin tiap dua hari kita akan rapat spesial mengakhiri yang terkait dengan investasi,” kata Jokowi di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/9/2019). Jokowi katakan, gelaran rapat tentang investasi menyengaja dikerjakan hampir tiap hari untuk memperoleh hal nyata dalam menarik investasi masuk ke Indonesia. Satu diantara yang diulas dalam rapat ialah perbaikan ekosistem investasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *