Sarapan Anti Mainstream. Berikut Tiga Sajian Sarapan Yang Terbuat Dari Darah Babi

Sarapan Anti Mainstream. Berikut Tiga Sajian Sarapan Yang Terbuat Dari Darah Babi

Berita Terbaru – Pada umumnya darah hewan masih jadi hal yang asing untuk dikonsumsi. Tetapi tidak dikit orang yang malah memproses darah hewan, jadi menu sarapan yang unik. Walau sering dipandang menjijikkan, tetapi darah hewan telah jadi sisi dari budaya kuliner yang telah ada semenjak berabad abad lalu, di sejumlah negara. Umumnya dari mereka yakin, jika olahan darah hewan yang digabung ke pada makanan, bisa membuat makanan lebih sehat dan nutrisinya tambah tinggi.

Sarapan Anti Mainstream. Berikut Tiga Sajian Sarapan Yang Terbuat Dari Darah Babi

Tentu saja tidak kebanyakan orang dapat minum langsung darah hewan yang kental serta amis. Tetapi mereka merubahnya jadi olahan masakan yang mereka olah menjadi sajian yang enak. Dari banyaknya makanan dari darah hewan, banyak pula makanan darah ini yang popular jadi menu sarapan. Diantaranya tofu atau tahu darah di China, selanjutnya ada sup darah babi di Thailand, sampai puding hitam yang popular jadi menu sarapan di Inggris serta sekelilingnya.

Dikutip dari beberapa sumber, tersebut 3 menu sarapan unik yang diproses dari darah hewan.

Yang pertama adalah Pancke Darah Baby
Selintas makanan yang satu ini penampilannya seperti seperti pancake atau crepes yang terbuat dari adonan tepung cokelat. Walau sebenarnya Blodplattar ini, terbuat dari olahan darah babi yang digabung ke tepung terigu, bawang, serta beberapa rempah yang lain. Selanjutnya semua bahan ini digabung sampai struktur adonannya kental. Blodplattar ini popular di Finlandia serta Swedia, seringkali diberikan jadi menu sarapan yang enak. Seperti seperti pancake, Blod plattar ini disajikannya dengan penambahan buah-buahan, selai, sampai digulung seperti crepes. Menurut keyakinan beberapa orang Finlandia serta Swedia, pancake darah babi ini dipandang jadi sarapan yang memiliki nutrisi. Kaya zat besi, serta rasa-rasanya cukup enak. Hingga tidak bingung, bila pada pagi hari blodplattar jadi menu sarapan yang cukup popular di dua negara itu.

Yang kedua adalah Soup Darah Baby
Bertandang ke Thailand, Anda akan temukan beberapa orang yang sarapan dengan sup. Satu diantara variasi sup yang populer waktu sarapan ada Tom luad Moo. Sajian ini berisi sup kuah bening, yang nyatanya mempunyai kombinasi darah babi yang telah di rebus. Jadi bukanlah memakai daging babi, tetapi olahan darah babi yang telah di rebus, dimasukkan ke sup jadi topping makanan. Diluar itu banyak pula yang memberikan tambahan dalaman babi, seperti hati, usus, sampai sisi daging yang lain. Untuk rasa supnya, condong tawar, tetapi masih gurih sebab penambahan dari daging serta darah babi sendiri. Banyak pula yang memberikan tambahan potongan cabe atau cuka, untuk memperkaya rasa. Umumnya sup darah babi ini disantap dengan sepiring nasi hangat untuk sarapan.

Yang terakhir adalahTahu Dari Darah Baby
Umumnya tofu atau tahu adalah sajian yang dibikin dari kedelai. Tetapi di China, sajian ini terbuat dari olahan darah babi. Umumnya darah ini dibuat sampai masak, sampai warnanya menjadi mreah atau abu-abu. Selanjutnya tofu darah ini akan diberikan dengan potongan daging yang lain, dalam kuah sup atau kaldu. Misalnya potongan daging babi, daging ayam, sampai penambahan mie serta sayuran. Tekturnya sendiri sama juga dengan tahu kedelai, namun tofu darah ini punyai rasa yang lebih kuat. Menurut keyakinan orang China, blood tofu ini punyai faedah serta nutrisi yang tinggi, tambah lebih sehat dibanding dengan menu sarapan yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *