Ini Dia Rahasia Kenapa Motor Rosi Kalah Dari Kompatriotnnya DI San Marino

Ini Dia Rahasia Kenapa Motor Rosi Kalah Dari Kompatriotnnya DI San Marino

Berita Terbaru – Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, masih rasakan ada banyak kekurangan pada motornya setelah lakoni balapan MotoGP San Marino 2019. Valentino Rossi mengakhiri balapan MotoGP San Marino 2019 di Circuit Misano, Minggu (15/9/2019), di posisi ke empat. Hasil itu memang lebih baik daripada urutan start. Karena, pembalap dengan julukan The Doctor ini mengawali balapan dari posisi ke-7. Tetapi tidak dapat dipungkiri, motor YZR-M1 punya Rossi tidak dapat berkompetisi mendapatkan podium. Pembalap Italia itu tidak dapat memburu tiga pembalap di depannya yaitu Marc Marquez (Repsol Honda), Fabio Quartararo, (Petronas Yamaha SRT), serta Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP).

Ini Dia Rahasia Kenapa Motor Rosi Kalah Dari Kompatriotnnya DI San Marino

Rossi bahkan juga terpaut 11 detik dari rekanan segrupnya, Vinales, yang finish di tempat ke-3. Hasil ini membuat Rossi merasakan sedih. Lebih sesudah teamnya lakukan perbaikan pada beberapa segi motor YZR-M1 yang ia menunggangi. Rossi juga menjelaskan jika masih ada beberapa kekurangan yang perlu selekasnya ditangani untuk membawanya kembali bersaing pada tersisa balapan MotoGP 2019.

“Sesudah interval paruh musim, kami sudah lakukan peningkatan dengan melakukan modifikasi kesetimbangan motor kami,” kata Rossi, dikutip BolaSport.com dari Motorsport. “Kami merasakan tambah lebih baik bila dibanding pada paruh pertama musim ini, tapi itu semua kurang,” sebut Rossi . Satu diantara kekurangan itu ialah segi akselerasi dan daya cengkeram yang masih kurang dari kata optimal hingga menghalangi performnya. “Hal tersebut sebab saya lebih baik dalam lakukan pengereman, saya tidaklah terlalu jelek waktu masuk kelokan,” sebut Rossi.

“Namun, dalam akselerasi kami kalah, jadi kami harus temukan jalan keluar menjadi kuat pada faktor itu,” papar ia memberikan tambahan. Rossi mengerti motornya kalah dengan kuda besi punya Fabio Quartararo serta Maverick Vinales untuk ke-2 segi itu. “Sepanjang musim ini, kami sedang berusaha untuk menangani permasalahan dengan daya cengkeram di roda belakang kami,” sebut Rossi.

“Bila dibanding Quartararo dan dikit dengan Vinales, mereka berdua memiliki akselerasi yang lebih baik,” kata The Doctor memperjelas. Sesudah lakoni seri balap MotoGP San Marino 2019, Rossi belum dapat bergerak dari tempat ke enam klassemen sesaat pembalap. Selama ini, The Doctor baru dapat kumpulkan 129 point. Rossi ketinggalan 146 point dari sang pimpinan klassemen sesaat, Marc Marquez (Repsol Honda). Musim persaingan MotoGP 2019 akan masuk seri ke-14 di Circuit Aragon, Spanyol, 20-22 September.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *