Aksi Teror Kembali Terjadi Di London. Dua Orang Dinyatakan Wafat

Aksi Teror Kembali Terjadi Di London. Dua Orang Dinyatakan Wafat

Berita Terbaru – Seseorang pria yang kenakan rompi bom bunuh diri lakukan intimidasi di London Bridge, Inggris, dengan dua orang meninggal ditusuk. Tiga orang diadukan terluka dalam kejadian yang memperingatkan tindakan sama dua tahun kemarin, dimana delapan orang meninggal dibunuh tiga aktor. Video yang tersebar di sosial media menunjukkan sekumpulan masyarakat meringkus aktor intimidasi London Bridge di tanah.

Aksi Teror Kembali Terjadi Di London. Dua Orang Dinyatakan Wafat

Dikutip AFP Jumat (29/11/2019), ada salah seseorang menghindari pisau yang digunakan aktor sebelum polisi hadir, serta tembak waktu si aktor coba berdiri. Wali Kota London Sadiq Khan memberikan pujian pada beberapa masyarakat yang berupaya bergumul dengan si aktor, serta membuat diri mereka beresiko terluka.

Mengenai polisi mengklaim mereka hadir jam 13.58, serta tembak mati pria itu seputar empat menit selanjutnya. Kejadian itu berlangsung waktu “Black Friday”, yaitu salah sehari tersibuk untuk belanja dimana orang beli kepentingan Natal.

Pertama Menteri Inggris Boris Johnson langsung hentikan kunjungannya, serta kembali pada London untuk rapat genting. Ia dengarkan pemaparan menegenai penusukan itu, serta melayangkan pujian atas tanggapan cepat polisi serta publik. “Negara ini tidak jadi pengecut atau terbelah karena hanya serangan semacam itu,” tegas Johnson dalam pengakuannya.

Motif Belum Didapati Kepala Polisi Metropolitan London, Cressida Dick, mengatakan ia benar-benar susah serta geram sebab berlangsung tindakan intimidasi di kotanya. Ia menjelaskan, serangan berawal di Fishmongers’ Hall yang berada disamping utara jembatan, engan kejadian itu digolongkan tindakan teroris. “Kami terbuka dengan semua teori atau motif. Kami meyakini, piranti yang terpasang di tubuhnya ialah bom rompi bunuh diri palsu,” tuturnya.

Sumber keamanan pada AP mengutarakan, mereka sudah mengetahui jati diri aktor, dengan ia tersambung dengan “barisan teroris”. Stevie Hurst keluar dari mobilnya, serta lari ke arah si teroris dimana ia serta masyarakat yang lain ramai-ramai melumpuhkannya. “Saya lihat pisau masih di tangannya. Jadi, saya mengambilnya serta menendangnya di kepala. Kami coba sekuat mungkin menghentikannya,” katanya.

“Beberapa orang di sini betul-betul lakukan tindakan mengagumkan. Mereka adalah satu orang pahlawan,” lanjut Hurst pada BBC Radio. London Bridge langsung ditutup, dengan bis evakuasi disiagakan di tempat. Mengenai team forensik hadir serta mulai mengecek TKP. Dari AS, jubir Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump telah mendapatkan pemaparan serta memonitor kondisinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *