Ini Penyebab Kenapa Twitter Akan Mengeluarkan Fitur Stories Yang Baru

Ini Penyebab Kenapa Twitter Akan Mengeluarkan Fitur Stories Yang Baru

Berita Terbaru – Perusahaan media sosial Twitter Diketahui sudah mengakuisisi Chroma Labs, satu startup yang meningkatkan aplikasi ubah photo serta video terkenal Chroma Stories. Info ini dikatakan oleh Product Lead Twitter, Kayvon Beykpour, melalui satu upload di Twitter.

Ini Penyebab Kenapa Twitter Akan Mengeluarkan Fitur Stories Yang Baru

Beykour tidak menyebutkan berapakah uang yang dikeluarkan Twitter untuk beli Chroma Labs. Tetapi, dia menerangkan jika semua team Chroma Labs nanti akan masuk dengan team produk, design, serta team tehnis yang telah dibuat oleh Twitter. Walau teamnya dilebur, belum jelas apa arti dari akuisisi yang dilancarkan oleh Twitter ini. Beykpour cuma menyebutkan jika team Chroma Labs serta Twitter akan bekerjasama untuk mendatangkan wadah buat pemakai berkreatifitas di basis rintisan Jack Dorsey itu.

Feature seperti IG Stories?
Tetapi, menurut pertaruhan, akuisisi ini nampaknya sebuah tanda-tanda jika feature sama Instagram Stories akan menyambangi basis Twitter. Masalahnya beberapa pelopor Chroma Labs adalah bekas pegawai Facebook serta Instagram yang mempunyai fungsi penting dalam peningkatan feature Instagram Stories serta Boomerang, seperti John Barnett serta Alex Li. Lebih, aplikasi Chroma Stories yang dirintis Chroma Labs sendiri memang konsentrasi untuk membuat content Instagram Stories serta Snapchat yang lebih ciamik daripada membuat di aplikasi bawaan. Walhasil, tidak tutup peluang bila Twitter pasti akan mendatangkan feature sama Instagram Stories di platformnya karena Chroma Labs kelihatannya pakar dalam soal itu.

Nasib Chroma Stories?
Lalu, bagaimana nasib aplikasi Chroma Stories yang ditingkatkan oleh Chroma Labs? Menurut pembicaraan faksi Chroma Labs di account sah Twitter @Chroma_Labs, usaha perusahaan itu sebenarnya akan disetop sekejap akuisisi oleh Twitter dipublikasikan.

Walau tidak bekerja , aplikasi Chroma Stories sendiri masih dapat digunakan oleh beberapa pemakai iOS dimana aplikasi itu ada. Namun, pemakai aplikasi ini tidak memperoleh fitur-fitur paling baru dari Chroma Labs.
Nah, sebab Chroma Stories nampaknya tidak dapat dibuka di App Store, pemakai sebenarnya masih dapat memakai aplikasi itu seandainya masih terpasang di hp serta tidak di-uninstall. Walau demikian, aplikasi Chroma Stories bisa tidak dapat dibuka jika pembaharuan iOS di masa datang buat aplikasi jadi rusak atau mungkin tidak cocok dengan versus iOS terbaru, seperti dikumpulkan KompasTekno dari Bloomberg, Jumat (21/2/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *